Sering Mati Lampu, Sekfor Kades Simpang Raya Soroti Kinerja PLN Bunta
Terasbanggai.com, Simpang RAYA- Sekretaris Forum Kepala Desa, Kecamatan Simpang Raya, Kaleb Sayo menyoroti kinerja PLN Bunta.
Pasalnya, hingga saat ini pemadaman lampu terus terjadi. Bukan tanpa alasan, pemadaman dikeluhkan.
Pihak PLN Bunta melakukan pemadaman tanpa pemberitahuan. Dan sering terjadi setiap hari.
“Kinerja PLN saat ini sudah sangat memperhatikan. Pemadaman sudah seperti orang sakit minum obat. 3 kali sehari,” jelas Kaleb Sayo, Selasa (21/03/2023).
Kaa Sayoo sapaan akrabnya menjelaskan, proses pemadaman yang terjadi tidak disampaikan kepada masyarakat. Tiba-tiba mati lampu. Alasannya pemadaman pun tidak diketahui.
“Kami masyarakat tidak menuntut banyak. Hanya pelayanan yang di maksimalkan,” tandasnya.
Kades Muda ini, berujar, harusnya PLN Bunta mencontoh apa yang dilakukan oleh PLN Luwuk.
Ketika ada pemadaman karena perbaikan itu disampaikan ke masyarakat. Melalui pamflet selebaran.
“Saya cukup lama tinggal di Ibu Kota Kabupaten Banggai. Ada pemadaman lampu juga. Pernah 1 hari. Karena ada pemeliharaan. Tapi, besoknya sudah normal,” terangnya.
Sementara di Kecamatan Simpang Raya, hari ini mati lampu. Besok mati lagi. Bahkan lebih parahnya, sore mati. Siang mati. Malam juga mati.
“PLN Bunta harus jelas. Jangan seenak mematikan listrik,” pungkasnya.
Rencananya, mantan pengurus DPD KNPI Banggai ini bersama teman-teman di Simpang Raya dan sekitar akan berkoordinasi ke DPRD Banggai. Agar PLN Bunta bisa dipanggil.
Dan diperjelas apa yang menjadi penyebab mati lampu. “Kita akan bertemu para wakil rakyat di Lalong, supaya PLN Bunta di hearing dulu. So penzaliman ini kepada masyarakat. Lampu mati. Hidup mati,” tutupnya.

