Selasa, 13 Oktober 2026

Kunjungi Desa Bunga, Kajari Banggai Intervensi Keluarga Beresiko Stunting

Terasbanggai– Sejak menjadi ayah asuh Stuting di kabupaten Banggai, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banggai Raden Wisnu Bagus Wicaksono tak hentinya hentinya melakukan pendampingan, evaluasi dan monitoring kesehatan ibu dan anak di daerah ini.

Bersama pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Banggai Plt. Kepala Dinas P2KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, dan perwakilan Badan Perencanaan Daerah dan Litbang, Kejari Banggai meninjau langsung ibu hamil dam menyusui yang berisiko stunting di desa Bunga, kecamatan Luwuk Utara, Jumat (18/8/2023).

Kajari Banggai Raden Wisnu Bagus Wicaksono melalui Kasi Intel Firman Wahyudi mengatakan, peninjauan terhadap ibu hami dan ibu menyusui di desa Bunga bertujuan untuk melihat secara langsung progres percepatan penurunan stunting di daerah ini.

“Kami juga menyerahkan bahan makanan pendamping untuk ibu hamil, ibu menyusui dan bayi yang dikategorikan beresiko stunting berupa beras, minyak goreng, kacang hijau, kacang tanah, telur dan biskuit,” ujarnya.

Seperti kita ketahui bersama telur mengandung protein tinggi, kacang hijau dan kacang tanah kaya akan karbohidrat, kalsium yang cukup tinggi sehingga harapan kami kedepan akan ada kecukupan gizi bagi bayi dan mencegah resiko ibu hamil melahirkan bayi stunting.

Kajari Banggai juga memberikan apresiasi pada pemerintah desa yang telah mengalokasikan dana desanya untuk penanganan dan pencegahan stunting di desa Bunga. Selain itu juga pemerintah desa juga rutin mengaktifkan Posyandu untuk pemeriksaan ibu hamil, ibu menyusui dan bayi beresiko stunting.

Kajari Banggai menghimbau agar Kades Bunga dan jajaran benar-benar memanfaatkan dan menggunakan anggaran yang disediakan negara sesuai peruntukannya, jangan menyimpang dan mempergunakan alokasi dana tersebut untuk kepentingan pribadi.

Percepatan penurunan stunting pada Balita adalah program prioritas Pemerintah sebagaimana termaktub dalam RPJMN 2020-2024.

Tutup
error: Content is protected !!