Selasa, 13 Oktober 2026

DPRD dan Pemda Banggai Tetapkan KUA PPAS 2024, Bupati : Perangkat Daerah Lakukan Efisiensi

Terasbanggai-DPRD Banggai menggelar rapat paripurna kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaram dan Platfon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2024, Jumat (18/8/2023) malam.

Ketua DPRD Banggai Suprapto saat membuka rapat paripurna mengungkapkan apresiasinya pada pemerintah daerah telah melaksanakan kentetuaan tentang jadwal pelaksanaan KUA PPAS Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2024.

Suprapto berharap agar pada tahapan pembahasan selanjutnya hendaknya terus mempedomami ketentuan peraturan perundang undangan yang telah ditetapkan.

Sementara itu Bupati Banggai Amirudin dalam penyampaiannya memberikan apresiasi pada DPRD Banggai yang selama ini telah bersama sama memberikan yang terbaik dalam menjalankan mandat konstitusionalnya.

“Terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya sehingga KUA PPAS tahun 2024 ini disepakati bersama pemerintah daerah,” ujar Bupati Amirudin.

Bupati Amirudin menuturkan, sumber penerimaan daerah saat ini masih sangat terbatas namun tetap optimis agar seluruh target penerimaan daerah yang telah ditetapkan, khususnya pendapatan asli daearah dapat direalisikan.

Dalam KUA PPAS 2024 yang telah ditetapkan, pendapatan daerah bertambah Rp. 106.015.726.697 sehingga pada tahun 2024 nanti target pendapatan naik menjadi Rp. 2.403.000.000.000 dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 2.296.984.273.303.

Bupati Amirudin juga menekankan pada tahun 2024 belanja perangkat daerah memfokuskan pada kegiatan yang berorientasi produktif dan memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi serta melakukan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran pada program dan kegiatan.

Bupati Amirudin menjelaskan, tahun 2024 nanti belanja daerah bertambah sebesar Rp. 78.009.018,281. Sehingga tahun depan belanja daerah pemerintah daerah totalnya mencapai Rp. 2.438.873.891.780. Tahun 2023 belanja daerah hanya sebesar Rp. 2.360.864.873.499.

Sementara pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan tahun 2024 direncanakan mencapai angka Rp. 44.500.000.000, sementara pengeluaran pembiayaan direncanakan Rp. 8.626.108.220.

Tutup
error: Content is protected !!