Selasa, 13 Oktober 2026

Cadangan Beras Pemerintah Disalurkan, Bupati Harap segera Didistribusikan ke Warga

Terasbanggai– Bupati Banggai Amirudin telah melakukan koordinasi bersama Badan Ketahanan Pangan Nasional terkait beras asal kabupaten Banggai tanpa rekomendasi dari pihak berwenang.

Penegasan itu disampaikan Bupati Amirudin saat melepas secara simbolis penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di kantor Bupati Banggai, Selasa (12/9/2023).

Bupati Amirudin menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar pemerintah daerah mengetahui secara detail besaran tonase beras yang keluar dari daerah ini.

“Pemerintah bukan melarang, bukan itu tetapi semua harus tercatat. Bila ada rekomendasi, kita tau dalam satu minggu berapa ton yang dibeli oleh pihak luar. Karena Kabupaten banggai, adalah salah satu daerah lumbung padi yang ada di Sulawesi Tengah,” kata Bupati.

Selain itu langkah yang ditempuh pemerintah daerah juga sebagai basis data saat evaluasi penanganan inflasi yang dipimpin Mendagri.

“Pemda sudah tiga kali pemaparan apa saja yang telah dilakukan pemda menangani inflasi mulai dari penyeba hingga solusi mengatasi inflasi,” tutur Bupati Amirudin.

Penyaluran CDB pemerintah yang hari itu dilaksanakan dikhusukan untuk masyarakat di wilayah kecamatan Luwuk dan Luwuk Selatan.

“Saya menegaskan kepada kades dan lurah segera disalurkan dengan baik apalagi panennya kita masih sekitar kurang-lebih satu bulan lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Sekdis Ketapang kabupaten Banggai Ismed Wardhana dalam laporannya menjelaskan bersama Bulog Sub Divre Luwuk dan Dinas Ketapang kabupaten Banggai menyalurkan beras sebagai bentuk antisipasi lonjakan harga beras dan penanganan inflasi.

Sebanyak 262,106 ton beras akam disalurkan pada 26,216 keluarga penerima manfaat.

Turut hadir Sekretaris Kabupaten Banggai Ir. H. Abdullah, M.Si., Asisten 2 dan Asisten 3 Setda Kabupaten Banggai, para Kabag di Lingkup Setda Kabupaten Banggai, Kepala Bulog Luwuk, Camat Luwuk, Camat Luwuk Selatan, pada Kades/Lurah se-Kecamatan Luwuk dan Luwuk Selatan.

 

 

 

 

Tutup
error: Content is protected !!