Pemda Banggai Bangun Comand Center Senilai Rp 10 Miliar, Ini Kecanggihannya
Terasbanggai.com-Pemda Banggai melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai tahun ini memprogramkan pengadaan pembangunan Commad Center melalui APBD tahun 2024.
Berdasarkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) DKSIP yang diupload di website Sirup.lkpp.go.id perangkat daerah yang dipimpin Lesmana Kulap menuliskan pengadaan Command Center tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp.10.936.890.037.
Lalu seberapa besar kecanggihan Command Center milik Pemda Banggai yang diperkirakan akan bisa digunakan sekira pertengahan tahun 2024 mendatang.
Kepala DKISP Lesmana Kulap dalam paparannya mengungkapkan, Comand Center yang mulai dikerjakan itu akan memiliki 275 kamera CCTV (Closed Circuit Television) yang terpasang di sejumlah wilayah mulai dari Bandara S.A Amir Luwuk hingga ke wilayah Utara kota Luwuk tepatnya di desa Bunga.
Kecanggihan lainnya dari Command Center Pemda Banggai ini adalah modul Survellaince Dashboard, modul tersebut akan menayangkan tampilan langsung dari CCTV yang terpasang di berbagai lokasi.
Modul lainnya yakni, Emergency Button System Platform yang nantinya akan membuka saluran komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah sehingga diharapkan masyarakat dapat menyampaikan keluhan, saranserta meminta bantuan melalui berbagai fitur yang disediakan.
Selain itu untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan program penanggulangan stunting, Command Center juga dilengkapi fitur Stunting Dashboard yang dapat memberikan pemantauan mengenai data stunting, termasuk penyebaran, pengobatan, dan tingkat kesembuhan.
Lesmana bilang seluruh modul akan terintegrasi ke dalam satu aplikasi yang diusulkan diberi nama Banggai Digital Service.
Harapannya, pada saat masyarakat menggunakan aplikasi ini, masyarakat tahu bahwa seluruh pelayanan digital Kabupaten Banggai ada di aplikasi ini.
Nantinya ruang Command Center yang dilengkapi dengan 7 server serta 12 layar berukuran 55 inch akan dibangun di Kantor Bupati Banggai.
Saat ini sudah ada 23 perangkat daerah yang telah melengkapi data yang akan diinput ke dalam dashboard Command Center.
“Ke depan, seluruh data kinerja OPD akan kita masukkan ke dalam dashboard dan ini akan update ke dalam aplikasi itu, realtime,” ujar Lesamana.
Sementara itu, Bupati Banggai Amirudin dalam menyampaikan bahwa suatu daerah dikatakan maju, mapan, dan terinformasi, jika perangkat daerahnya seperti Dinas Kominfo berkembang.
“Inilah yang terus kita kembangkan, makanya di tahun 2024 ini saya mengatakan bahwa jangan sungkan-sungkan untuk menggelontorkan anggaran untuk DKISP ini, karena kita membutuhkan data dan informasi,” ujar Bupati Banggai.
“Ini adalah langkah maju yang kita lakukan, bagaimana kita bisa melihat masyarakat itu bisa tersentuh secara cepat, terlayani dengan baik,” tambahnya.
Di samping itu, kata Bupati Amirudin, Command Center memudahkan untuk memantau kinerja perangkat daerah secara realtime.
“Dinas Pendapatan Daerah, misalnya, kita bisa melihat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan secara realtime dari tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan,” pungkas Bupati Banggai. (bd)


