Bupati Banggai Tegaskan Dukungan Terhadap Program Palang Merah Indonesia
Terasbanggai.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tengah mengukuhkan Bupati Banggai Amirudin sebagai pelindung PMI Kabupaten Banggai. Pengukuhan tersebut dipimpin langsung Ketua PMI Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate, di ruang rapat umum kantor Bupati Banggai, Selasa (6/2/2024).
Dalam kesempatan itu juga dilantik sebanyak 253 pengurus PMI kecamatan se kabupaten Banggai dilantik sebagai tindak lanjut hasil hasil musyawarah rapat kerja yang digelar pada akhir tahun 2023 di Desa Biak, Kecamatan Luwuk Timur.
Bupati Banggai Amirudin berharap pengurus PMI kecamatan yang telah dilantik segera melaksanakan merumuskan dan melaksanakan program kerjanya di setiap wilayah.
“Kami dari pemerintah daerah tidak pernah menutup mata dan tidak sedikitpun harus mengurangi nilai-nilai anggaran yang disodorkan oleh PMI, karena PMI adalah relawan-relawan yang dibutuhkan oleh masyarakat daerah ini,” jelas Bupati Amirudin.
Sementara itu Ketua PMI Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate memberikan apresiasi pada pemerintah daerah yang terus menerus mendukung penuh program kemanusiaan yang dilaksanakan PMI kabupaten Banggai.
“Saya memberikan apresiasi, penghormatan dan penghargaan kepada Pak Bupati yang hari ini telah kita sematkan rompi PMI warna merah sebagai tanda dimana pak bupati banggai akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ke PMI-an di Kab. Banggai,” jelas Hidayat Lamakarate.
Mendukung suksesnya Pemilu 2024, Plt Ketua PMI Banggai Sahraen Sibay mengatakan bahwa PMI Kabupaten Banggai telah membentuk posko pelayanan kesehatan dan kemanusiaan.
“Dalam mensukseskan pemilu 2024, PMI Kab. Banggai telah membentuk posko palayanan kesehatan dan kemanusian yang bertujuan untuk membantu para petugas pelaksana pemilu, serta di sisi lain PMI Kab. Banggaj dalam menjalankan tugasnya tetap berkomitmen dalam menjaga netralitasnya,” ungkap Sahraen Sibay.
Seiring dengan itu, PMI Kabupaten Banggai merencanakan pembentukan Tim Sibat (Siaga Bencana berbasis masyarakat) di setiap desa maupun kelurahan, Tim ini akan terdiri dari tujuh orang yang bertugas melaksanakan program-program kemanusiaan.


