Banggai Lolos 10 Besar PPD 2024 , Bappeda Siapkan Dokumentasi Inovasi Program Satu Juta Satu Pekarangan
Terasbanggai.com-Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional menetapkan kabupaten Banggai lolos seleksi penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2024.
Kabupaten Banggai lolos ketahap selanjutnya penilaian tingkat nasional bersama 9 kabupaten lainnya. Yakni, kabupaten Banyuwangi, kabupaten Garut, kabupaten Gowa, kabupaten Hulu Sungai Selatan, kabupaten Klungkung, kabupaten Lampung Tengah, kabupaten Pelalawan, kabupaten Tanah Datar dan kabupaten Temanggung.
Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional Erwin Dimas mengatakan, 10 kabupaten yang lolos penialain PPD tahun 2024 itu selanjutnya akan mengikuti penilaian tahap kedua tingkat nasional yang akan dimulai 18 Maret hingga 5 April di masing masing daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh provinsi, kabupaten, dan kota yang telah bekerja keras untuk mengikuti proses evaluasi pembangunan daerah melalui PPD 2024,” tuturnya.
Sementara itu Sekretaris Bappeda kabupaten Banggai Abdullah Djafar mengatakan, memberikan apresiasi pada seluruh pihak yang selama ini terus bersama sama Bappeda menyiapkan berbagai dokumen dalam rangka penilaian PPD tahun 2024.
“Selanjutnya saat ini Bappeda tengah menyiapkan berbagai hal terkait penilaian tingkat nasional yang akan dilaksanakan pada 1 dan 2 April 2024 mendatang,” ungkapnya, Senin (18/3/2024).

Salah satu yang dilakukan Bappeda kabupaten Banggai melakukan dokementasi visual dan gambar terhadap program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) yang dicanangkan Bupati Banggai Amirudin.
“Program Satu Juta Satu Pekarangan ini akan disampaikan pada tim penilai nasional yang akan melakukan verifikasi,” jelasnya.
Diketahui, program Satu Juta Satu Pekarangan yang dicanangkan Bupati Banggai Amirudin ini sejak awal memimpin daerah ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas TPHP, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan dan Kelautan dan Dinas Ketahanan Pangan.
“Satu Juta Satu Pekarangan ini menjadi inovasi yang secara langsung berdampak pada kesejahteraan rakyat di daerah ini,” tuturnya.


