Selasa, 13 Oktober 2026

Budidaya Ikan Lele, Sukses Dorong Pendapatan Masyarakat melalui Program SJSP

Budidaya ikan Lele yang diprogramkan Dinas Perikanan Kabupaten Banggai untuk program satu jua satu pekarangan

Terasbanggai.com, Luwuk-Pemerintah daerah Kabupaten Banggai melalui Dinas Perikanan menelorkan berbagai program prioritasdalam mendukung inovasi pemerintah daerah, Satu Juta Satu Pekarangah (SJSP).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Ferlyn Monggesang menuturkan, program budidaya ikan Lele dalam terpal merupakan program yang disalurkan pada masyarakat didasari pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dari sektor perikanan.

“Tahun 2022 ada 80 orang penerima bantuan, tahun 2023 bertambah menjadi 200 orang penerima bantuan. Sementara tahun 2024 ini ada 200 orang juga,” jelas Ferlyn, Sabtu (22/6/2024).

Setiap penerima bantuan akan mendapatkan benih ikan Lele sebanyak 1200 ekor, pakan sebanyak 210 kg yang dirincikan berupa pakan benih dan pakan pembesaran.

Selain itu penerima bantuan juga menerima peralatan dan bahan budidaya berupa terpal kolam ukuran  2×3 meter, pompa air untuk sirkulasi air di kolam serta bahan untuk media airnya.

Program bantuan budidaya ikan Lele bagi masyarakat ini dapat menghasilkan hasil produksi budidaya sebanyak 120 kg dengan kebutuhan pakan sebanyak 100 kg/siklus.

“Kami tekankan setiap penerima bantuan budidaya ikan Lele ini mendapatkan perhatian dari penyuluh perikanan. Pendampingan dari penyuluh itu dapat memberikan masukan dan saran untuk pengembangan bagi penerima bantuan,” tuturnya.

Pendampingan yang dilakukan dinas perikanan itu juga dilakukan pada penerima bantuan budidaya ikan Lele, Alkaf Lodik yang diterimnya tahun 2022 lalu.

Selain Alkaf, penerima bantuan lainnya di desa Dimpalon, Amrin Mondo sampai saat ini masih melakukan aktivitas budidaya ikan Lele.

“Terhadap saudara Alkaf penyuluh kami sudah menemuinya dan dia menjelaskan tidak seperti itu penjelasan yang dia sampaikan,” tandas Ferlyn.

Pembongkaran kolam budidaya ikan Lele milik Alkaf itu sengaja dijemurnya untuk menghindari adanya penyakit yang dapat menyebabkan ikan di kolam mati, disamping itu untuk melihat adanya kebocoran pada kolam tersebut.

“Yang bersangkutan tetap akan melakukan budidaya ikan Lele  dengan memanfaatkan sarana yang masih ada,” tuturnya.

Tutup
error: Content is protected !!