Dalam Acara Ngobrol Santai, Amirudin Soroti Doktrin Politik Negatif untuk Gen Z
Terasbanggai.com, Luwuk—Calon Bupati nomor urut 1, Amirudin Tamoreka, bertemu dengan para pendukungnya di Rumah Relawan AT-FM, Jalan Ir. Soekarno, Luwuk, pada Senin (7/10/2024) malam.
Acara yang dikemas dalam format “Ngobrol Santai sambil Ngopi” ini menjadi kesempatan bagi Amirudin untuk merespons berbagai tudingan pribadi yang diarahkan kepadanya selama tiga tahun kepemimpinannya di Kabupaten Banggai.
“Di luar sana, ada yang suka menyindir, mencaci-maki, bahkan menyebarkan fitnah. Tidak perlu diladeni. Bagi saya, yang paling penting adalah bekerja untuk kemajuan daerah ini,” ujar Amirudin, mengawali acara yang dipandu oleh LO Paslon AT-FM, Zaidul Mokoagow. Pernyataan ini langsung disambut pekikan “lanjutkan” dari para pendukungnya.
Di hadapan relawan pendukungnya, Amirudin memaparkan berbagai pencapaian pembangunan yang telah diraih selama ia dan wakilnya, Furqanuddin Masulili, memimpin Kabupaten Banggai.
“Ada yang mengatakan bahwa APBD kita sudah demikian adanya. Tapi saya tegaskan, APBD kita bisa naik karena ada usaha nyata yang kami lakukan dalam memimpin daerah ini,” ujarnya dengan tegas.
Lebih lanjut, Amirudin menyayangkan pola pendidikan politik yang diberikan oleh lawan-lawan politiknya kepada generasi Z, yang menurutnya tidak mendidik.
“Saya sangat prihatin dengan cara generasi Z kita didoktrin seolah-olah pemimpin daerah ini berbohong, (disebut ‘balecos’). Saya paham bahwa mereka mungkin belum sepenuhnya tahu apa yang telah saya dan Pak Furqan lakukan, hingga mereka beranggapan seperti itu,” kata Amirudin.
Generasi Z telah dipengaruhi secara negatif, tanpa memahami secara mendalam apa yang sebenarnya telah dilakukan selama masa kepemimpinannya. Akibatnya, muncul persepsi yang salah tentang dirinya.
Amirudin menambahkan bahwa membangun Kabupaten Banggai dalam tiga tahun terakhir merupakan upaya yang masih belum mencapai cita-cita besar yang ingin ia capai bersama Wakilnya Furqanuddin.
Namun, ia memastikan bahwa selama tiga tahun itu, kebijakan pembangunan telah sesuai dengan visi-misi yang tertuang dalam RPJMD pemerintah daerah, yang berhasil membawa kemajuan di berbagai sektor pembangunan.
“Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tidak bisa langsung selesai dalam waktu singkat. Tidak mungkin semuanya rampung dalam tiga tahun. Jika ingin pembangunan berlanjut, pilih AT-FM nomor 1 pada 27 November 2024 mendatang,” tegas Amirudin, yang kembali disambut sorakan dukungan dari para relawan.

