Kamis, 15 Oktober 2026

Program Pemda Banggai: Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Didik

Penjabat Sekda Banggai, Ramli Tongko saat menyerahkan seragam sekolah gratis dari Pemda Banggai pada siswa di Kecamatan Mantoh, beberapa waktu lalu

Terasbanggai.com, Luwuk-Pemerintah Kabupaten Banggai di bawah kepemimpinan Bupati Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili telah mewujudkan komitmennya dalam mendukung pendidikan melalui program pemberian baju seragam gratis bagi seluruh siswa di daerah ini.

Program ini hadir sebagai upaya untuk memastikan setiap anak didik, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses fasilitas pendidikan yang layak.

Program baju seragam gratis ini didesain untuk meringankan beban finansial bagi para orang tua, terutama mereka yang berada di golongan ekonomi menengah ke bawah.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menciptakan kesetaraan di antara para siswa, sehingga mereka bisa belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri tanpa khawatir tentang perbedaan dalam pakaian sekolah.

Diketahui sejak awal memimpin Kabupaten Banggai, Bupati Banggai Amirudin  mengalokasikan anggaran pendidikan gratis sebesar Rp14.796.225.000, yang telah mencakup 34.222 siswa sekolah dasar (SD). Untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP), AT-FM mengalokasikan anggaran sebesar Rp11.537.250.000, yang mendukung pendidikan bagi 16.590 siswa.

Selain itu, Amirudin-Furqanuddin, juga mengalokasikan anggaran untuk bantuan operasional sekolah (BOS) dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga sekolah nonformal dan program kesetaraan.

Melalui APBD, kepemimpinan AT-FM pada tahun 2021 mengalokasikan anggaran BOS untuk SD sebesar Rp33.268.400.000, yang kemudian meningkat menjadi Rp34.809.100.000 pada tahun 2022 dan Rp33.724.964.500 pada tahun 2023. Dalam tiga tahun, total alokasi sebesar Rp101.802.464.500 telah diberikan kepada 950 sekolah dasar di daerah ini.

Untuk tingkat SMP, anggaran BOS yang dialokasikan pada tahun 2021 adalah Rp17.201.000.000, kemudian meningkat menjadi Rp19.325.000.000 pada tahun 2022, dan sebesar Rp19.303.640.000 pada tahun 2023, yang mencakup 327 sekolah.

Kepemimpinan AT-FM juga memberikan perhatian pada pendidikan PAUD dengan alokasi sebesar Rp5.476.800.000 pada tahun 2021, Rp7.074.000.000 pada tahun 2022, dan Rp6.832.600.000 pada tahun 2023. Total anggaran tersebut telah mendukung 1.067 PAUD selama tiga tahun terakhir.

Tak hanya itu, AT-FM juga mengalokasikan anggaran operasional untuk sekolah nonformal dan program kesetaraan. Pada tahun 2021, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp665.149.747, meningkat menjadi Rp1.243.531.301 pada tahun 2022, dan Rp1.314.238.061 pada tahun 2023, yang mendukung 36 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Alokasi anggaran pendidikan dalam kepemimpinan AT-FM ini mencakup pembelian seragam sekolah, biaya praktik lapangan, transportasi, uang saku peserta didik, serta biaya kursus tambahan bagi siswa formal. Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk kegiatan praktik lapangan dan magang, guna mempersiapkan siswa untuk dunia kerja.

Tutup
error: Content is protected !!