Selasa, 13 Oktober 2026

Amirudin Prioritaskan Krisis Air di Kilo 8 dengan Solusi Konkret

Amirudin dan Furqanuddin setelah menggelar kampanye tatap muka di Kilo 8 Kelurahan Tanjung Tuwis Kecamatan Luwuk Selatan

Terasbanggai.com, Luwuk– Dengan penuh keterbukaan, Amirudin Tamoreka (AT) mengakui bahwa wilayah Kilo 8, Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan masih menghadapi krisis air bersih.

Namun, calon bupati petahana ini menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan masalah tersebut bersama pasangannya, Furqanuddin Masulili (FM).

“Saya merasa malu karena janji ini belum sepenuhnya terealisasi. Tetapi, saya harus tetap menjelaskan langsung kepada bapak dan ibu sekalian,” ungkap Amirudin di hadapan warga Kilo 8 dalam kampanye tatap muka baru-baru ini.

Amirudin menegaskan, penyediaan air bersih di Kelurahan Tanjung Tuwis menjadi salah satu prioritas utama dalam program kerja mereka. Ia memastikan bahwa pada tahun anggaran 2025, masalah krisis air akan terselesaikan.

“Pekan lalu, saya sudah memeriksa langsung. Air yang tersedia memang masih kecil karena sumber air di hulu juga terbatas,” jelas Amirudin.

“Terlepas dari hasil pemilihan nanti, insya Allah saya pastikan di tahun 2025 air bersih di sini sudah bisa dinikmati,” tambahnya. Masa cuti kampanye Amirudin sendiri akan berakhir pada 24 November 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Amirudin membawa kabar baik bagi warga Kilo 8 yang sebagian besar berasal dari etnis Buton. Berdasarkan penelitian Pemerintah Kabupaten Banggai yang bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), ditemukan potensi sumber air baru berupa sungai bawah tanah di kawasan Halimun, tepatnya di bawah Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Banggai.

“Ternyata ada danau bawah tanah di kedalaman sekitar 60 meter, dan airnya mengalir terus hingga ke laut. Kita akan mengebor area tersebut untuk menjadikannya sumber air baru yang akan disalurkan ke Halimun, Kilo 8, dan sekitarnya,” papar Amirudin.

Ia meminta masyarakat bersabar dan terus memberikan dukungan terhadap rencana tersebut.

“Waktu kami memang terbatas. Tapi saya berjanji, menang atau kalah, proyek ini harus tetap diusahakan karena air bersih adalah kebutuhan dasar kita semua,” tegasnya.

Dengan solusi yang mulai terlihat di depan mata, warga Kilo 8 kini memiliki harapan baru untuk menikmati akses air bersih yang layak.

Tutup
error: Content is protected !!