Inflasi Kota Luwuk Capai 0,86 Persen, Jokowi Minta Kepala Daerah Kendalikan Inflasi
Terasbanggai.com, Luwuk- Inflasi kota Luwuk hingga Juli 2022 mencapai 0,86 persen. Sementara inflasi tahun kalender sejak Desember 2021 hingga Juli 2022 mencapai 5,70 persen.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat inflasi dari tahun ke tahun Juli 2021 hingga Juli 2022 sebesar 7,01 persen.
Inflasi kota Luwuk pada bulan Juli 2022 dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada
kelompok transportasi sebesar 5,65 persen diikuti kelompok makanan, minuman dan
tembakau sebesar 0,70 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar
rumah tangga 0,11 persen.
Sementara penurunan indeks terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,72 persen diikuti kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,21 persen, kelompok kesehatan 0,19 persen.
Penurunan indeks juga terjadi pada kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,07 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 0,03 persen. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa
keuangan, kelompok pendidikan, dan penyediaan makanan dan minuman/restoran
relatif tidak mengalami perubahan.
Kota Luwuk menempati urutan ke-30 inflasi di tingkat nasional dan urutan ke-11 di kawasan Sulampua ( Sulawesi, Maluku dan Papua).
Presiden RI Joko Widodo menekankan agar para kepala daerah memastikan ketersediaan data informasi pangan yang akurat untuk mendukung perumusan kebijakan di tingkat pusat dan daerah.
“Agar dapat menjaga dan mengendalikan laju inflasi tetap stabil yang pada akhirnya dapat menekan angka kemiskinan,” ujar Presiden Jokowi saat Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2022, secara virtual di Ruang Rapat Khusus, Kamis (18/7/2022)
Rapat ini dihadiri oleh seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia. (*)

