Selasa, 13 Oktober 2026

2 Ribu Santri Meriahkan Hari Santri, Bupati Banggai Ajak Kolaborasi Majukan Bangsa

Terasbanggai.com, Luwuk-Sekira 2.000 peserta kemah santri turut memperingati puncak peringatan 10 tahun hari santri nasional yang dipusatkan di desa Agromulyo, Kecamatan Moilong, Rabu pagi (22/10).

Peringatan hari santri yang dikemas dalam bentuk upacara tersebut, Bupati Banggai Amirudin bertindak sebagai inspektur upacara.

Menteri Agama RI dalam sambutan yang disampaikan Bupati Amirudin menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga kemerdekaan serta membangun masa depan bangsa.

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, negara secara resmi memberikan penghargaan setara kepada pesantren sebagai lembaga pendidikan.

Dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, Bupati menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi refleksi atas kontribusi santri dalam menjaga kemerdekaan dan perannya dalam kemajuan bangsa.

“Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia. Setiap santri harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital harus menjadi ladang dakwah bagi para santri,” lanjutnya.

Bupati Banggai juga mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam Toili. memperingati Hari Santri dengan meriah. Berbagai penampilan ditampilkan oleh para santri, di antaranya Tari Zaman dan drama kolosal berjudul Sang Kiai, yang mengisahkan perjuangan ulama dalam merebut kemerdekaan.

Tutup
error: Content is protected !!