Dinas PUPR Banggai Gelar Pelatihan Tukang Kayu, Bupati Tekankan Keselamatan Kerja
Terasbanggai.com, Luwuk – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai terus mendorong agar setiap pekerjaan yang dibiayai melalui anggaran daerah wajib mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja sesuai standar nasional.
Hal tersebut ditekankan Bupati Banggai, Amirudin, saat membuka Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Jabatan Operator Jenjang 1 “Tukang Kayu Konstruksi” Tahun Anggaran 2025, di Luwuk, Kamis (23/10/2025).
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas PUPR selaku penyelenggara kegiatan ini. Saya berharap pelatihan seperti ini tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi dapat menjadi agenda rutin setiap awal tahun sebelum kegiatan-kegiatan konstruksi Pemda dimulai. Dengan begitu, kita dapat memberikan pemahaman kepada bapak-bapak semuanya,” kata Bupati Amirudin.
Menurutnya, keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Setiap tukang harus memahami risiko kecelakaan kerja dan mengikuti prosedur keselamatan untuk melindungi diri sendiri maupun orang lain.
Ia menambahkan, kecelakaan kerja di bidang konstruksi dapat dicegah apabila seluruh tenaga kerja memiliki kesadaran dan pengetahuan yang baik mengenai prosedur keselamatan.
Bupati Amirudin juga mengingatkan para peserta untuk senantiasa menjaga kepercayaan dalam menjalankan pekerjaan.
“Dalam bekerja, kepercayaan itu sangat penting. Ketika kita diberi amanah untuk mengerjakan sebuah proyek, berarti ada tanggung jawab yang harus dijaga. Jangan hanya mengejar selesai, tetapi pastikan kualitas pekerjaan terjaga dan sesuai dengan standar. Sekali kepercayaan hilang, akan sulit untuk mendapatkannya kembali,” tegasnya.
Fokus utama pelatihan kali ini mencakup tiga bidang keterampilan, yaitu tukang pasang batu bata dan plesteran, tukang kayu konstruksi, serta tukang pasang rangka baja ringan.
Bidang-bidang tersebut dinilai sangat vital dalam mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur, mulai dari perumahan rakyat hingga fasilitas publik yang membutuhkan tenaga ahli dengan kemampuan teknis mumpuni.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi Universitas Tompotika Luwuk, yakni I Putu Suatana, Syaiful Bahri Syam, dan Dinar.

