Selasa, 13 Oktober 2026

Geger di Lapangan Gas Donggi Matindok, Pekerja Tewas, Penghargaan Keselamatan Kerja Pertamina Dipertanyakan

Terasbanggai.com, Luwuk – Reputasi PT Pertamina EP Donggi Matindok Field sebagai penerima penghargaan keselamatan kerja kini tercoreng.

Penghargaan Proper Keselamatan Kerja yang selama ini dibanggakan perusahaan pelat merah tersebut, seolah tak berarti setelah insiden maut yang menewaskan seorang pekerja kontraktor di lapangan gas mereka pada 31 Agustus 2025.

Korban berinisial AP (37), warga asal Sulawesi Selatan, tewas seketika saat membuka katup gas di salah satu fasilitas milik Pertamina EP Donggi Matindok Field. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Luwuk, nyawanya tak tertolong.

Yang lebih mengejutkan, insiden fatal ini diduga ditutupi oleh pihak perusahaan. Berdasarkan penelusuran media ini, tidak ada laporan terbuka atau pernyataan resmi yang dikeluarkan manajemen Pertamina EP Donggi Matindok Field pascakejadian.

Bahkan, jasad korban segera diterbangkan ke kampung halamannya menggunakan pesawat carteran tanpa publikasi apa pun.

Padahal, perusahaan di bawah pengawasan SKK Migas tersebut baru tahun lalu menerima enam penghargaan keselamatan kerja sektor Migas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ironisnya, hanya berselang beberapa bulan, nyawa seorang pekerja melayang di proyek yang mengusung standar “zero accident”.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT Pertamina EP Donggi Matindok Field belum memberikan tanggapan resmi atas peristiwa tragis ini. Pihak SKK Migas pun belum mengeluarkan pernyataan terkait dugaan pelanggaran keselamatan kerja yang menyebabkan kematian AP.

Tutup
error: Content is protected !!