Anggaran TKD Merosot 40 Persen, Gubernur Anwar Tekankan Kreativitas Daerah
LUWUK, terasbanggai.com— Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid mengingatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk bersiap menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026. Gubernur Anwar Hafid menyebut pemotongan TKD itu mencapai hingga 40 persen.
Dalam rapat koordinasi bersama para kepala daerah se-Sulteng, Senin (17/11/2025) di Luwuk, Gubernur Anwar menjelaskan bahwa kebijakan pengurangan TKD tersebut harus disikapi dengan strategi yang lebih aktif dalam mengakses anggaran pusat melalui program prioritas nasional Asta Cita.
“TKD tahun depan turun sampai 40 persen, tetapi anggaran kementerian/lembaga yang mendukung Asta Cita justru naik dua kali lipat. Artinya kita harus kreatif untuk mengambil dana itu melalui program Asta Cita,” ungkapnya.
Untuk mengatasi dampak pemangkasan itu, Pemprov Sulteng meminta setiap daerah menyusun program yang selaras dengan prioritas nasional, sehingga berpeluang memperoleh dukungan anggaran dari kementerian terkait. “Sepanjang program Asta Cita kita ajukan, dana pasti akan meluncur ke daerah,” kata Gubernur.
Salah satu program yang didorong adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Anwar menargetkan seluruh sekolah di Sulteng sudah terlayani MBG pada 2026, bersamaan dengan percepatan program prioritas lainnya yang berpotensi memperkuat pergerakan ekonomi daerah.
Gubernur juga menegaskan bahwa setiap program yang diajukan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat miskin. “Kalau tidak menyentuh rakyat miskin, tolak,” tegasnya.

