Selasa, 13 Oktober 2026

Darlin Maisyas Terpilih Jadi Duta Muda BPJS Luwuk, Sejalan Gerakan Nasional

JAKARTA, terasbanggai.com – Upaya BPJS Kesehatan memperluas literasi dan edukasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kalangan generasi muda turut menghadirkan prestasi dari daerah. Di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Luwuk, Darlin Maisyas Lintuman, siswa SMA Katolik St. Yoseph Luwuk, berhasil meraih predikat Pemenang Pertama dan dinobatkan sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan KC Luwuk 2025. Ia unggul dari 26 peserta melalui seleksi yang menguji kreativitas, kemampuan komunikasi, serta pemahamannya terhadap Program JKN.

Dengan gagasan kampanye yang segar dan dekat dengan karakter generasi muda, Darlin diharapkan menjadi wajah baru penggerak literasi JKN di Luwuk. Keberhasilannya menjadi bagian dari penguatan gerakan nasional Duta Muda BPJS Kesehatan yang bertujuan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap jaminan kesehatan.

Sementara itu di tingkat nasional, BPJS Kesehatan menggelar Malam Penganugerahan Duta Muda BPJS Kesehatan 2025 di Jakarta, Rabu (19/11). Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, mengapresiasi para finalis terpilih dari seluruh Indonesia yang dinilai mampu menunjukkan komitmen dan kreativitas dalam mengampanyekan Program JKN.

“Generasi muda adalah segmen paling aktif dan berpengaruh di ruang digital. Mereka memiliki peran strategis sebagai penyebar informasi sekaligus penggerak literasi kesehatan,” ujar Ghufron. Ia merujuk data Digital Indonesia 2025 yang menunjukkan bahwa kelompok usia 13–24 tahun merupakan pengguna media sosial terbesar, sejalan dengan komposisi peserta JKN yang didominasi kelompok usia 15–19 tahun.

Untuk memperkuat ekosistem komunikasi digital, BPJS Kesehatan juga menghadirkan BPJS on Air, program edukasi interaktif melalui TikTok yang memungkinkan masyarakat memperoleh informasi JKN secara real-time dan dengan pendekatan yang lebih kreatif.

Ghufron menegaskan bahwa para Duta Muda mendapatkan pembinaan intensif untuk menjadi agent of change, baik dalam menyebarkan edukasi JKN maupun mengampanyekan gaya hidup sehat. Salah satu gerakan yang didorong adalah Gerak Sehat Peserta Prolanis (GSP 3-3-5), metode latihan interval 30 menit yang mengadopsi konsep Interval Walking Training dari Jepang dan terbukti dapat menurunkan tekanan darah, menstabilkan gula darah, serta meningkatkan kebugaran.

Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Nunung Nuryartono, menyampaikan dukungan penuh atas keterlibatan generasi muda dalam edukasi JKN. Ia menyebut, DJSN bersama BPJS Kesehatan telah menyiapkan kurikulum literasi JKN untuk jenjang SMA/SMK/MA serta perguruan tinggi sebagai fondasi pembelajaran sejak dini.

Ajang Duta Muda BPJS Kesehatan tahun ini menghadirkan 12 finalis nasional, dengan para pemenang sebagai berikut:
• Juara I: Hengky Silas Jonathan Kafiar (SMK Negeri Khusus Pariwisata Papua)
• Juara II: Zesika Salsabil Fahrizal (SMA Negeri 1 Cidahu)
• Juara III: Luh Putu Rani Nanda Iswari (SMA Negeri 1 Semarapura)
• Juara Favorit: Anata Intan (SMA Negeri 1 Kepahiang)

Dengan capaian Darlin di Luwuk yang sejalan dengan penguatan program nasional, BPJS Kesehatan berharap semakin banyak generasi muda di seluruh Indonesia mengambil peran aktif dalam memperkuat literasi JKN, menjadi jembatan informasi, serta menggerakkan masyarakat menuju gaya hidup sehat

Tutup
error: Content is protected !!