Selasa, 13 Oktober 2026

APBD Terlalu Konsumtif, Haji Udin Sebut Anggaran DBH Cenderung untuk Belanja Aparatur

Syarifuddin Husain

Terasbanggai.com, Luwuk- Anggota DPRD Banggai Syarifudin Husain menyebut masyarakat kabupaten Banggai sejatinya sudah bisa menikmati secara penuh Dana Bagi Hasil (DBH).

Ia menyebut dengan capaian DBH yang mencapa Rp 400 miliar pada tahun 2021 dan diperkirakan naik di tahun 2022, sudah dapat membiayai kebutuhan mendasar masyarakat di wilayah.

“DBH itu kan terserah pemda mau diapakan. Beda dengan DAU atau DAK yang sudah jelas peruntukannya. Kalau mau ideal harus pemda mengalokasikan DBH itu pada program yang bagi masyarakat sangat mendasar,” jelas pria yang akrab disapa Haji Udin ini.

Menurutnya, posisi DBH yang besar tersebut dan didukung dengan PAD yang juga besar, akan efektif geliat pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat.

“Hemat saya kalau DBH dan PAD itu digabung peluang pencapaian visi misi setidaknya dapat tercapai,” tandasnya.

Kenapa tidak tercapai?, Haji Udin mengungkapkan, salah satunya adalah belanja yang anggaranya bersumber dari DBH itu ditengarai digunakan untuk aparatur.

“APBD kita lebih besar nafsu belanja yang konsumtif pada akhir tidak efektif dan belum maksimal,” tuturnya.

Dicontohkannya, pembangunan gedung yang tidak begitu penting dan belanja yang dialokasikanya pada program yang tidak penting dan tidak dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Tutup
error: Content is protected !!