Selasa, 13 Oktober 2026

PT Panca Amara Utama Fasilitasi KKN-PPM UGM dan Unismuh di Batui

Luwuk, terasbanggai.com – Sebanyak 30 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, selama 50 hari.

Program yang mengusung tema “Sinergi Bersama Duta Sangalu” tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PT Panca Amara Utama (PAU), UGM, dan Unismuh Luwuk. Kegiatan secara resmi dibuka melalui acara penyambutan yang digelar Pemerintah Kecamatan Batui di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Balantang, Senin (22/6/2026).

Pembukaan KKN-PPM dihadiri External Manager and Security PT PAU Hermawan Adi, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Batui Umar Syamsudin Abdul, perwakilan UGM Dr. Kurniawan Prasetyo, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Luwuk Dr. Kisman Kiranda, serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Batui.

External Manager and Security PT PAU Hermawan Adi mengatakan program KKN-PPM yang difasilitasi perusahaan telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam program tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kegiatan pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui program ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkontribusi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Camat Batui Umar Syamsudin Abdul mengapresiasi upaya PT PAU yang menghadirkan mahasiswa dari perguruan tinggi untuk mengabdi di wilayah Kecamatan Batui. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan masyarakat di tingkat desa.

Sebanyak 30 mahasiswa peserta KKN-PPM akan ditempatkan di empat wilayah, yakni Desa Uso, Desa Honbola, Kelurahan Lamo, dan Kelurahan Balantang. Selama masa pengabdian, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sektor industri tersebut diharapkan dapat menghasilkan program-program inovatif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Batui.Sudut pandang ini menekankan sinergi pendidikan, industri, dan pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar kegiatan penyambutan KKN.

Tutup
error: Content is protected !!