Selasa, 13 Oktober 2026

Inflasi Sudah Terasa di Banggai, Pemda Belum Lakukan Upaya Intervensi

Sejumlah harga bahan pokok masyarakat alami kenaikkan di pasar Simpong Luwuk, Selasa (13/9/2022). [Foto: Budi Sahari/terasbanggai.com]

Terasbanggai.com  Luwuk- Pemerintah Daerah kabupaten Banggai hingga kini ditengarai belum melakukan upaya intervensi terjadinya  inflasi di daerah ini.

Fakta, belum adanya upaya  pemda inj berdasarkan hasil pantauan media ini terhadap sejumlah bahan pokok masyarakat, di pasar Simpong Luwuk Banggai,  Selasa (13/9/2022).

Harga bawang misalnya berada pada kisaran Rp 38 perkilo sebelumnya berada di harga Rp 35 ribu sekilonya. Selain itu harga Rica di pasar Simpong melonjak naik di kisaran Rp 30 ribu perkilo. Sementara Tomat relatif normal.

Kenaikan harga bahan pokok juga terjadi pada telur yang dijual hingga angka tertinggi yang mencapai Rp 62 ribu  satu rak yang isinya 30 butir.

“Kalau sebelumnya bisa dapat Rp 50 ribu atau Rp 55 ribu,” jelas salah satu pedagang di pasar Simpong.

Kenaikan harga juga terjadi pada harga jual ayam potong ukuran jumbo yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 50 ribu, kini naik jadi Rp 60 ribu. Kalau ayam potong ukuran kecil harganya relatif normal.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memyorot inflasi Kota Luwuk yang mencapai 7,8 persen. Presiden bahkan intruksikan kepala daerah segera lakukan intervensi.

Tutup
error: Content is protected !!