Kamis, 15 Oktober 2026

Amirudin-Furqanuddin Dorong Teknologi PEGAR untuk Tangani Abrasi Pantai di Banggai

Calon Bupati Banggai Amirudin dan Calon Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili

Terasbanggai.com, Luwuk—Pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili (AT-FM), kembali memperkenalkan program populis baru: teknologi Pemecah Gelombang Ambang Rendah (PEGAR). Teknologi ini dikembangkan untuk menangani abrasi pantai sekaligus menambah daratan pasir di pesisir, terutama di Pantai Kilo 5, Luwuk.

Program ini diinisiasi oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai dan diharapkan dapat menahan sedimen sehingga mampu memperluas daratan tanpa memicu abrasi di kawasan pesisir.

Kepala BRIDA Kabupaten Banggai, Andi Nursyamsyi Amir, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) akan segera disahkan akhir bulan ini.

“Di Unsultra ada para peneliti yang kompeten. Kami akan berkolaborasi untuk menghadirkan teknologi PEGAR ke Kabupaten Banggai,” kata Andi Nursyamsyi Amir pada Senin (12/11/2024) malam.

Menurutnya, teknologi ini memungkinkan pengendapan pasir di area pantai tanpa menyebabkan abrasi. Sejumlah wilayah, seperti Pantai Anyer, telah berhasil menerapkan teknologi ini dan mengalami peningkatan akumulasi pasir dalam waktu satu tahun.

Andi juga menambahkan bahwa BRIDA Banggai membuka kesempatan kolaborasi dengan pegiat lingkungan, perguruan tinggi, dan komunitas pecinta alam. Teknologi PEGAR dinilai cukup sederhana tetapi efektif dalam menahan sedimen, sehingga dapat menambah daratan di sepanjang pantai.

“Peneliti dari Unsultra akan melakukan studi mengenai penerapan teknologi ini di Kabupaten Banggai, khususnya di sepanjang Pantai Kilo 5. Kami berharap teknologi ini akan berdampak nyata dengan menambah akumulasi pasir di kawasan tersebut,” tambah Andi.

Kerja sama yang akan diteken nantinya mencakup aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Namun, fokus utama kolaborasi ini adalah untuk mengembangkan teknologi PEGAR sebagai solusi pemecah gelombang guna mengurangi abrasi pantai secara efektif di Kabupaten Banggai.

Tutup
error: Content is protected !!