Selasa, 13 Oktober 2026

Amirudin Tamoreka Hadapi Fitnah di Medsos, Ajak Pendukung Bersatu Menangkan Pilkada

Pasangan calon nomor urut 1, Amirudin-Furqanuddin saat kampanye terbuka di lapangan Patriotik 12 Pebruari, kecamatan Pagimana, Sabtu (19/10/2024. Kampanye ini dihadiri ribuan warga pendukung AT-FM. [Foto : Budi/Terasbanggai.com]

Terasbanggai.com, Luwuk–Media sosial (medsos) seperti Facebook, TikTok, serta platform lainnya seperti selebaran sering kali dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk menyudutkan pasangan calon nomor urut 1, Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili, yang merupakan calon petahana pada Pilkada Banggai ini.

Saat kampanye terbuka di Kecamatan Pagimana pada Sabtu (19/10/2024), di hadapan ribuan pendukungnya, calon Bupati Amirudin menegaskan bahwa selama tiga tahun memimpin Kabupaten Banggai, banyak capaian pembangunan yang telah direalisasikan sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya bersama Furqanuddin Masulili.

Namun, menurut Amirudin, keberhasilan tersebut sering kali diputarbalikkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di berbagai platform media sosial demi kepentingan politik dalam momentum Pilkada ini. Upaya tersebut sebagai tindakan yang hanya bertujuan untuk merebut kekuasaan dengan cara yang tidak tepat serta mempengaruhi persepsi dan pilihan masyarakat.

“Saya percaya, semakin kita dijatuhkan, semakin tinggi derajat kita,” ungkap Amirudin dengan tegas.

Pernyataan Amirudin ini sangat relevan mengingat banyaknya konten di media sosial yang berisikan fitnah dan hujatan terhadap dirinya.

Media sosial seperti Facebook, TikTok, serta pengguna X, dan media lainnya seperti selebaran, sering kali menyebarkan informasi yang bias dan tidak terkonfirmasi.

Bias tersebut meliputi misinformasi (informasi yang salah atau tidak akurat) dan post-truth (pasca-kebenaran), di mana emosi lebih dominan daripada fakta dalam membentuk opini publik.

Selain itu, rival politiknya juga kerap menggunakan propaganda, yakni menyebarluaskan informasi yang salah untuk mempengaruhi opini masyarakat.

“Kami difitnah dan dihujat, itu sudah menjadi risiko sebagai calon petahana. Namun, kami berkomitmen untuk terus melanjutkan apa yang telah kami mulai,” tandas Amirudin.

Ia pun mengajak para pendukungnya untuk tetap bersatu dan tidak terprovokasi oleh hujatan. “Tidak perlu membalas hinaan atau cacian. Mari kita bersatu memenangkan nomor satu pada 27 November nanti. Jangan sampai kegembiraan malam ini berubah menjadi tangisan pada hari pemilihan. Pastikan kita semua datang ke TPS dan mencoblos nomor 1,” pungkasnya dengan semangat.

Tutup
error: Content is protected !!