Kamis, 15 Oktober 2026

Anggota DPD RI Andhika Amir: Berbagi Empati, Ringankan Beban Korban Kebakaran Pasar Sentral Luwuk

Staf Ahli Anggota DPD RI Muh Zuhcri Enteding, menyerahkan bantuan dari Anggota DPD RI Sulawesi Tengah, Andhika Mayrizal Amir, Senin (9/12/2024). [Foto: budi/terasbanggai.com]

Terasbanggai.com, Luwuk– Tragedi kebakaran yang melanda Pasar Sentral Luwuk telah meninggalkan luka mendalam bagi warga terdampak.

Dalam momen sulit ini, anggota DPD RI perwakilan Sulawesi Tengah, Andhika Amir Mayrizal, menunjukkan empati dengan memberikan bantuan langsung kepada korban.

Melalui staf ahlinya, Muh Zuhcri Enteding, Andhika menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp5 juta kepada Lurah Luwuk, Syamsuddin Talakana.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban 41 kepala keluarga (sekitar 140 jiwa) yang kini mengungsi di aula Kelurahan Luwuk. Penyerahan bantuan tersebut juga didampingi tim Gegana dari Dinas Sosial Kabupaten Banggai pada Senin (9/12/2024).

Selain uang tunai, Andhika memberikan berbagai kebutuhan dasar seperti pakaian, selimut, peralatan bayi, hingga makanan ringan bagi para korban.

Ia juga menyempatkan diri berbicara langsung dengan mereka melalui panggilan video dan menyampaikan dukungan moral dan rasa belas kasihnya.

“Pak Andhika turut merasakan kesedihan yang dirasakan para korban. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Muh Zuhcri Enteding, staf ahli Anggota DPD RI.

Panggilan video dengan Andhika menjadi momen emosional bagi para korban, terutama kaum ibu yang serentak mengucapkan terima kasih.

“Terima kasih, Pak. Semoga bapak sehat bersama keluarga,” ungkap mereka penuh haru.

Ketua RT 08, Sofyan Yusuf, juga menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Andhika. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir untuk membantu warga yang menjadi korban kebakaran.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak membantu,” kata Sofyan.

Hingga Senin malam, aula Kelurahan Luwuk masih menjadi tempat penampungan sementara bagi para korban. Suasana di sana dipenuhi rasa solidaritas, namun kebutuhan akan bantuan terus mendesak untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

Tutup
error: Content is protected !!