Berkat Upaya Bupati Banggai, 250 Unit Pompa Air Disiapkan untuk Petani
LUWUK,terasbanggai.com – Upaya Bupati Banggai Amirudin memperjuangkan kebutuhan sarana pertanian ke pemerintah pusat mulai membuahkan hasil. Sebanyak 250 unit pompa air dialokasikan untuk kelompok tani di Kabupaten Banggai guna mendukung pengairan lahan dan mengantisipasi ancaman kekeringan.
Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, bantuan tersebut disalurkan secara bertahap kepada kelompok tani yang membutuhkan.
Kepala Dinas TPHP Banggai, Subhan Lanusi, secara simbolis menyerahkan lima unit pompa air kepada lima kelompok tani dalam kegiatan Syukuran Tanam Perdana di lokasi cetak sawah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Desa Sinorang, Kecamatan Batui Selatan, Kamis (13/8/2026).
Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan Direktur Perlindungan dan Optimalisasi Lahan Kementerian Pertanian RI, Dede Sulaeman.
Subhan mengatakan, dari total 250 unit pompa air yang dialokasikan, sebanyak 150 unit telah tersalurkan. Sementara 100 unit lainnya masih dalam proses pengiriman dari Surabaya dan diperkirakan tiba pada awal September 2026.
“Yang kita salurkan tadi di acara, jumlahnya lima unit untuk lima kelompok,” ujar Subhan.
Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Dinas TPHP Banggai, Fadli Salawali, mengatakan bantuan tersebut akan diarahkan ke sejumlah wilayah yang rawan mengalami kekeringan, di antaranya Kecamatan Toili, Toili Jaya, Toili Barat, Moilong dan Batui Selatan.
Menurut Fadli, bantuan pompa air tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian.
Ia menyebutkan, bantuan tersebut tidak terlepas dari upaya Bupati Banggai Amirudin yang menyampaikan langsung kebutuhan petani Banggai kepada Kementerian Pertanian.
“Alhamdulillah proposal kita sudah terjawab. Saat ini tinggal menunggu barangnya datang untuk selanjutnya kami salurkan,” kata Fadli.
Dukungan sarana pengairan ini diharapkan dapat membantu petani menjaga produktivitas lahan, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan air saat musim kering.

