Bimtek Administrasi dan Keuangan Digelar, Dukung Kemandirian Kelompok Tani di Banggai
LUWUK, terasbanggai.com – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai bekerja sama dengan PT Panca Amara Utama (PAU) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Administrasi dan Keuangan Kelompok Tani, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan kelompok tani yang selama tiga tahun terakhir mendapat pendampingan melalui program pemberdayaan di wilayah ring 1 operasional perusahaan.
Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Subhan Lanusi dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pendampingan kelompok tani yang dijalankan bersama PT Panca Amara Utama telah memberikan dampak positif bagi penguatan organisasi petani.
Menurutnya, nilai dukungan yang telah dikucurkan dalam program tersebut mencapai lebih dari Rp1 miliar. Angka tersebut dinilai cukup besar dan menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Banggai.
Ia menjelaskan, program yang dijalankan tidak berjalan sendiri, melainkan disinergikan dengan program dan target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banggai.
“Program perusahaan dan pemerintah daerah saling mendukung sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh kelompok tani,” ujarnya.
Selain penguatan administrasi dan pengelolaan keuangan, pendampingan juga difokuskan pada manajemen budidaya dan proses penanaman. Dari hasil evaluasi yang dilakukan selama dua tahun terakhir, sejumlah kelompok tani menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Saat ini tercatat sebanyak 26 kelompok tani menjadi peserta program pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kelembagaan maupun pengelolaan usaha tani yang dinilai memuaskan.
Meski demikian, Dinas TPHP berharap capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan sehingga kelompok tani mampu berkembang lebih sukses dan mandiri di masa mendatang.
Sementara itu, perwakilan PT Panca Amara Utama menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas kelompok tani tidak hanya difokuskan pada aspek produksi, tetapi juga pengembangan pemasaran hasil pertanian dan peluang usaha turunannya.
Kelompok tani yang telah berkembang diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok lain serta menjadi tempat berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi petani di wilayah sekitar.
Program pemberdayaan tersebut dirancang sebagai program berkelanjutan agar kelompok tani yang telah menerima bantuan mampu terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara luas.

