Kamis, 15 Oktober 2026

Bupati Banggai Amirudin Dorong Pelestarian Bahasa Daerah, Kini Fokus pada Bahasa Andio dan Balantak

Bupati Banggai Amirudin saat memberikan apresiasi pada tokoh masyarakat yang telah memberikan kontribusi pada pembuatan buku tata bahasa Saluan, Senin (25/11/2024). [Foto: Budi/Terasbanggai.com]

Terasbanggai.com, Luwuk – Komitmen kuat Bupati Banggai Amirudin terhadap pelestarian budaya kembali ditunjukkan melalui langkah strategis dalam mempertahankan bahasa daerah.

Setelah berhasil meluncurkan buku tata bahasa Saluan, Pemerintah Kabupaten Banggai kini mengarahkan fokus pada pengembangan buku tata bahasa Andio dan Balantak.

Dalam acara peresmian Gedung Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) di Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan, Senin (25/11/2024), Bupati Amirudin memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh masyarakat yang berkontribusi dalam penerbitan buku tata bahasa Saluan.

“Bahasa daerah adalah identitas budaya kita. Melalui buku ini, kita menjaga warisan leluhur untuk generasi mendatang,” ungkap Amirudin dengan penuh semangat.

Keseriusan pemerintah daerah dalam melestarikan bahasa Saluan mendapatkan apresiasi di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya lokal tidak hanya berdampak pada identitas daerah tetapi juga membawa pengakuan nasional.

“Saya bangga atas pencapaian buku tata bahasa Saluan ini. Namun, tugas kita belum selesai. Saya mengajak masyarakat untuk turut menulis dan mendokumentasikan bahasa Andio dan Balantak agar kekayaan budaya Banggai semakin terjaga,” tambah Bupati Amirudin, yang tengah mencalonkan diri kembali dalam Pilkada Serentak 2024.

Langkah progresif ini sekaligus menjadi bentuk komitmen nyata Bupati Amirudin dan wakilnya Furqanuddin Masulili dalam menjaga nilai-nilai lokal. Tak hanya sebagai program kerja, pelestarian bahasa daerah menjadi salah satu pilar dalam mengokohkan identitas Kabupaten Banggai di tengah arus globalisasi.

Sebagai kepala daerah yang visioner, Bupati Amirudin terus menggerakkan berbagai inisiatif budaya yang menjadi fondasi kebanggaan masyarakat Banggai. Dengan pelestarian bahasa daerah yang sistematis, Kabupaten Banggai semakin siap mencatatkan namanya di peta kebudayaan nasional.

Tutup
error: Content is protected !!