Selasa, 13 Oktober 2026

Buronan asal Kejari Palu Yahdi Basma Ditangkap Tim Tabur Kejagung RI di Kepri

Terasbanggai.com, Luwuk-Buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Palu Yahdi Basma akhirnya ditangkap tim Tabur (Tangkap Burunon) Kejagung RI, Senin (13/3/2023).

Mantan anggota DPRR Sulteng ini ditangkap Tim Tabur Kejagung di Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, sekira pukul 18.00 WITA.

Terpidana Yahdi Basma dijatuhi pidana penjara 10 bulan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1085 K/Pid.Sus/2022 tanggal 23 Maret 2022.

Yahdi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Sebelumnya, Yahdi didakwa di depan persidangan Pengadilan Negeri Palu dengan dakwaan tunggal Pasal 27 Ayat (3) jo. Pasal 45 Ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Terpidana Yahdi diamankan karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan karenanya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dalam proses pengamanan, Terpidana bersikap kooperatif sehingga proses berjalan dengan lancar, dan setelah berhasil diamankan.

Terpidana dibawa oleh Tim Tabur menuju Kejaksaan Negeri Batam sambil menunggu kedatangan Tim Jaksa Eksekutor dari Kejaksaan Negeri Palu.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum.

Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.

Tutup
error: Content is protected !!