Gubernur Sulteng Lantik Amirudin- Furqanuddin, Lanjutkan Visi Gerbang Timur
Terasbanggai.com, Luwuk-Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi melantik pasangan kepala daerah terpilih dari Kabupaten Banggai dan Parigi Moutong, hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Pelantikan digelar pada Senin pagi, 2 Juni 2025, di Lapangan Pogombo, kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Ahmad Yani, Kota Palu.
Dalam prosesi tersebut, Amirudin Tamoreka dan Furqanuddin Masulili resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai. Sementara itu, pasangan Erwin Burase dan Abdul Sahid dikukuhkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong.
Seremoni pelantikan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu dari masing-masing daerah, menandai dimulainya masa bakti baru bagi kedua wilayah yang memiliki posisi strategis di kawasan timur Sulawesi Tengah.
Penetapan pasangan Amirudin–Furqanuddin sebagai pimpinan terpilih Kabupaten Banggai tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-2303 Tahun 2025. Keputusan tersebut mengesahkan masa jabatan keduanya selama lima tahun, berlaku sejak tanggal pelantikan.
Dalam dokumen itu juga dijelaskan bahwa pasangan kepala daerah tersebut berhak menerima seluruh hak dan fasilitas sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk gaji, tunjangan jabatan, dan fasilitas pendukung lainnya. Petikan keputusan telah disampaikan kepada berbagai pihak terkait, antara lain Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gubernur Sulteng, Ketua DPRD Banggai, serta Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palu.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Mahkamah Konstitusi yang sebelumnya memerintahkan dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah TPS di Kabupaten Banggai. Setelah PSU dilakukan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan kemenangan pasangan Amirudin–Furqanuddin, yang kini telah resmi menjabat.
Momentum pelantikan ini menjadi babak baru dalam demokrasi lokal dan diharapkan menjadi titik awal peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Banggai dan Parigi Moutong, dengan kepemimpinan yang telah memperoleh legitimasi rakyat.
(Red)

