Korsleting Picu Kebakaran Mobil Diduga Pengetap BBM
LUWUK, terasbanggai.com— Sebuah mobil pick up Suzuki Grand Max DN 8426 CR yang diduga digunakan untuk aktivitas pengetapan bahan bakar minyak (BBM) terbakar di depan Depot Pertamina Luwuk, Sabtu (8/11/2025) malam.
Kebakaran tersebut memicu kepanikan warga dan sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi. Api baru berhasil dipadamkan sekitar 40 menit setelah mobil pemadam kebakaran tiba, dibantu personel Polsek Luwuk dan relawan.
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy mengatakan tim Inafis Polres Banggai langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Tim Inafis masih bekerja mengumpulkan fakta-fakta dan barang bukti terkait terjadinya kebakaran,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan 34 jeriken berisi BBM jenis pertalite dan solar di lokasi kejadian. Dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting pada aki mobil yang terletak di sisi kiri kendaraan.
“Dugaan sementara korsleting aki, namun kami juga mendalami dugaan kendaraan ini digunakan untuk aktivitas pengetapan BBM,” kata AKP Tio.
Polisi mengungkapkan, mobil tersebut tercatat milik seorang warga Desa Cendana, Kecamatan Toili, namun pihaknya masih menyelidiki siapa yang mengoperasikan kendaraan itu saat insiden terjadi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil masih dalam pendataan. Polisi kini terus menyelidiki dugaan keterlibatan aktivitas ilegal di balik kebakaran itu.

