Selasa, 13 Oktober 2026

LAN RI Perkenalkan Program MOOC, Solusi Pembelajaran Jarak Jauh

Diskusi panel Forum Nasional Analisis Kebijakan, di Luwuk, kabupaten Banggai, Selasa (20/8/2024).

Terasbanggai.com, Luwuk-LAN RI mendorong ASN dengan status Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK), memanfaatkan program Massive Open Online Course (MOOC).

Pemanfaatan MOOC ini disampaikan Analis Kebijakan Ahli Muda, Pusat Pembinaan Analis Kebijakan LAN RI, Pardamean Panjaitan,  saat menjadi narasumber pada diskusi panel Forum Nasional Analisis Kebijakan, di Luwuk, kabupaten Banggai,  Selasa (20/8/2024).

Massive Online Open Courses semakin populer sebagai sarana pembelajaran jarak jauh yang terkendala jarak dan waktu. Pengguna dapat mengakses MOOC ini, meski berada di luar kampus.

“MOOC ini sebagai alat strategis untuk memperluas akses pendidikan dan pelatihan bagi para JFAK, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas analisis dan rekomendasi kebijakan,” jelasnya.

Diskusi panel yang dibuka Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara, LAN RI, Tri Widodo W.U. yang juga menjadi narasumber, menekankan pentingnya peningkatan kualitas kebijakan sebagai langkah krusial untuk mencapai Indonesia Emas.

Menurutnya, kebijakan yang berkualitas tidak hanya mencerminkan pemahaman yang mendalam tentang konteks dan tantangan nasional, tetapi juga harus didasarkan pada inovasi dan responsivitas terhadap dinamika global yang terus berkembang.

Diskusi panel bertemakan “Promoting Public Policy at Its Finest: Dari Banggai Menuju Indonesia Emas 2045,” juga menghadirkan narasumber Kepala Pusat Pembinaan Analis Kebijakan, LAN RI, Yogi Suwarno.

Yogi mengatakan, peran Jabatan Fungsional Analis Kebijakan bisa dioptimalkan dalam proses perumusan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Kata Yogi , JFAK tidak hanya bertugas melakukan analisis, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menciptakan kebijakan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Analis kebijakan harus mampu mengoptimalkan peran mereka sebagai jembatan antara data, analisis, dan keputusan kebijakan. Sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar relevan dan efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

 

Tutup
error: Content is protected !!