Kamis, 15 Oktober 2026

Pemda Gelar  Peringatan Hari Ibu ke-96, Berikan Apresiasi dan Penghargaan bagi Perempuan Banggai

Pemda Banggai menggelar peringatan Hari Ibu tahun 2024

Terasbanggai.com, Luwuk– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP2A) Kabupaten Banggai menggelar puncak peringatan Hari Ibu ke-96 pada Selasa (24/12/2024) di Casa Grande Function Hall.

Momentum bersejarah ini memperingati 96 tahun perjalanan sejak Kongres Perempuan Indonesia pertama, yang telah membuka jalan bagi berbagai pencapaian penting perempuan di Indonesia. Mulai dari akses pendidikan hingga partisipasi dalam dunia kerja dan politik, Hari Ibu menjadi pengingat kontribusi besar perempuan dalam berbagai bidang.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, turut hadir dalam acara tersebut dan membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Dalam amanatnya, Menteri PPPA menekankan pentingnya peringatan ini bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Peringatan Hari Ibu adalah milik kita semua—sebagai anak, istri, ibu, maupun teman seperjuangan—yang senantiasa memberikan arti di mana pun berada. Untuk itu, saya mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-96 Tahun 2024, khususnya bagi seluruh perempuan Indonesia,” ujar Ramli Tongko.

Acara ini juga menjadi wadah untuk memberikan penghormatan dan apresiasi atas peran perempuan, baik sebagai ibu, istri, maupun anggota masyarakat yang aktif.

Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai, Syamsuarni Amirudin, menerima penghargaan “Orang Tua Hebat dan Peduli Kesejahteraan Perempuan” atas dedikasinya dalam memperjuangkan kesejahteraan perempuan di Kabupaten Banggai.

“Harapan saya di Hari Ibu ini, terutama bagi perempuan yang mengabdi kepada bangsa, negara, dan keluarga, mari kita menjadi perempuan yang mandiri, kuat, dan selalu mengedepankan etika serta kesopanan, terutama dalam bermedia sosial,” ungkap Syamsuarni.

Berbagai penghargaan lainnya juga diberikan kepada perempuan inspiratif yang telah memberikan kontribusi luar biasa di Kabupaten Banggai. Di antaranya: Maritje Randubada, Penghargaan untuk Kelompok Mandiri Sejahtera binaan Dinas P2KBP2A. Dewi T. Lamato, Prestasi dalam pelayanan KB Khusus MKJP untuk meningkatkan Program Keluarga Berencana.

Fatimah Azzahrah Faisal Karim sebagai Motivator aktif dalam Forum Anak Kabupaten Banggai. Rina, S.H.  Perempuan Pengabdian selama 33 tahun sebagai Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Esther Sendana,  menerima penghargaan Pengabdian selama 31 tahun sebagai Koordinator PLKB. Martje Kapoh, stas dedikasi dalam bidang sosial dan keagamaan untuk Lansia Tangguh.

Sarce Hongkatari menerima penghargaan kontribusi dalam bidang pendidikan untuk Lansia Tangguh.

Momentum ini juga menjadi ajakan untuk terus memperkuat prinsip equal partnership—prinsip kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam berkontribusi untuk pembangunan bangsa.

“Prinsip ini mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia berjalan seiring dengan laki-laki untuk berperan aktif dalam pembangunan. Pergerakan perempuan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, profesional, dunia usaha, media massa, dan masyarakat,” ujar Sekda.

Tutup
error: Content is protected !!