Selasa, 13 Oktober 2026

PI 10% Senoro–Toili Dinilai Strategis, PT BEU Perkuat Kesiapan Korporasi

LUWUK, Terasbanggai.com-Upaya Pemerintah Kabupaten Banggai melalui BUMD PT Banggai Energi Utama (BEU) untuk memperoleh Participating Interest (PI) 10 persen di Blok Migas Senoro–Toili terus berjalan. Meski masih dalam proses, manajemen BEU menilai pengalihan PI ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dalam jangka panjang.

Direktur Utama PT BEU, Achmad Zaidy, mengungkapkan bahwa proses pengajuan PI saat ini telah memasuki fase awal administrasi yang melibatkan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum masuk ke proses bisnis dan teknis yang lebih mendalam.

“Secara mekanisme, pengurusan PI terdiri dari 11 tahapan. Saat ini kami sudah berada pada tahap awal yang krusial, yaitu komunikasi formal antara SKK Migas dan KKKS,” kata Zaidy,

Ia menjelaskan, tahapan lanjutan akan menuntut kesiapan PT BEU, terutama dalam aspek kelembagaan, keuangan, dan tata kelola perusahaan. Mulai dari penyampaian minat resmi, proses uji kelayakan (due diligence), hingga pengambilan keputusan strategis apakah PI tersebut layak diteruskan atau tidak.

“PI bukan sekadar hak kepemilikan, tapi juga tanggung jawab besar. Karena itu, kami memastikan setiap tahapan dilalui secara prudent dan transparan,” ujarnya.

Menurut Zaidy, jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, pengalihan PI 10 persen ditargetkan efektif bersamaan dengan dimulainya kontrak baru KKKS pada Desember 2027, yang akan berlaku selama 20 tahun. Momentum ini dinilai penting karena membuka peluang pendapatan berkelanjutan bagi daerah dari sektor migas.

Tutup
error: Content is protected !!