Selasa, 13 Oktober 2026

Pulihkan Terumbu Karang, PT PAU dan Komunitas Lingkungan Jaga Masa Depan Nelayan Tanjung Tuwis

Luwuk, Terasbanggai.com– Upaya menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan bagi masyarakat pesisir terus dilakukan di Kabupaten Banggai. Melalui kegiatan transplantasi terumbu karang dan aksi bersih pantai di Kelurahan Tanjung Tuwis, PT Panca Amara Utama (PAU) bersama Banggai Corallium berupaya memperkuat ekosistem laut yang menjadi penopang utama kehidupan nelayan setempat.

Kegiatan yang digelar Sabtu (13/6/2026) itu melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banggai, mahasiswa Universitas Tompotika (Untika), pemuda Tanjung Tuwis, serta masyarakat pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 15 media tanam dengan total 300 bibit karang ditransplantasikan di perairan Tanjung Tuwis. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemulihan habitat berbagai biota laut sekaligus meningkatkan produktivitas perairan di masa mendatang.

Manager HSE PT PAU, Habibi Rahmawan, mengatakan pelestarian terumbu karang merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

“Ini merupakan salah satu wujud nyata kami dalam menjaga alam, khususnya laut, melalui kegiatan transplantasi terumbu karang. Dengan upaya yang dilakukan hari ini, kami berharap dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan dapat melihat hasilnya berupa ekosistem laut yang semakin sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lurah Tanjung Tuwis, Suryana Mattuliang, menilai keberadaan terumbu karang memiliki peran penting bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

Menurutnya, semakin baik kondisi terumbu karang, maka semakin besar pula peluang berkembangnya berbagai jenis ikan yang menjadi sumber penghidupan warga pesisir.

“Semakin banyak dan sehat terumbu karang, maka potensi ikan juga akan semakin baik. Ke depan, hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para nelayan sehingga tidak perlu melaut terlalu jauh untuk mencari ikan,” katanya.

Suryana juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga lingkungan pesisir dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kelestarian laut.

Sementara itu, perwakilan DLH Kabupaten Banggai, George Laato, mengapresiasi konsistensi PT PAU dalam mendukung program pelestarian lingkungan di daerah tersebut.

Ia menyebut perusahaan itu tidak hanya terlibat dalam pelestarian ekosistem laut, tetapi juga sebelumnya berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove di Kecamatan Batui.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PAU yang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan. Hal ini membuktikan bahwa PT PAU konsisten mendukung upaya pelestarian lingkungan, baik pada ekosistem daratan maupun laut,” ujarnya.

Ketua Banggai Corallium, Sunario Larompone, mengatakan organisasinya selama empat tahun terakhir aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan pesisir dan laut.

Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

“Fokus kegiatan kami adalah mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan. Kami sangat mengapresiasi ruang kolaborasi yang diberikan oleh PT PAU dan berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” katanya.

Melalui transplantasi terumbu karang dan aksi bersih pantai tersebut, para pihak berharap upaya konservasi yang dilakukan saat ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem laut sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir Kabupaten Banggai.

Tutup
error: Content is protected !!