Kamis, 15 Oktober 2026

Resmi Ditutup, Mantoh Government Expo Sukses Angkat Kearifan Lokal dan Perkuat Ekonomi Desa

bc1

Terasbanggai.com. Luwuk – Mantoh Government Expo 2024 resmi ditutup dengan meriah pada Sabtu, (5/10/2024).

Expo ini, yang digelar untuk pertama kalinya, mengusung tema “Merajut Tradisi dan Membangun Masa Depan Mantoh yang Berkelanjutan.”

Acara ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kecamatan Mantoh dalam mendorong pembangunan partisipatif yang melibatkan 10 desa untuk menampilkan capaian dan keunggulan di berbagai sektor.

Selama 12 hari, sejak 24 September hingga 5 Oktober, expo ini menghadirkan 32 perlombaan yang mencakup bidang olahraga dan seni budaya.

Selain itu, sebanyak 22 stand pameran didirikan untuk menampilkan produk dan inovasi dari setiap desa, mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan pangan lokal, yang menggambarkan keragaman potensi Kecamatan Mantoh.

Dalam sambutannya, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Banggai, Raziras Rahmadillah, S.STP., M.A., mengungkapkan harapannya agar expo ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar warga, tetapi juga menjadi forum bersama untuk membangun Kabupaten Banggai.

“Kami berharap kegiatan expo ini menjadi wadah untuk mempererat kerukunan, memperkuat proses pembangunan, dan mendukung perekonomian masyarakat, khususnya meningkatkan sektor UMKM,” ujar Raziras.

Dampak positif dari Mantoh Government Expo 2024 juga dirasakan oleh para pelaku usaha kecil di sekitar lokasi acara. Ketua Panitia Expo Mantoh, Roymond, mengungkapkan bahwa pendapatan warung-warung di sekitar area expo mengalami peningkatan signifikan.

“Dampaknya luar biasa. Pendapatan warung-warung di sini meningkat tajam, dengan total peserta lomba mencapai 1.000 orang setiap harinya, belum termasuk masyarakat yang datang sebagai penonton,” jelas Roymond.

Pada acara penutupan expo, Desa Sulubombong diumumkan sebagai juara umum, setelah berhasil meraih banyak medali emas dalam berbagai perlombaan dan pameran.

Kepala Desa Sulubombong, Jeri Arnold Lakoyang, menyatakan rasa bangganya karena produk unggulan desa seperti abon roa, sambal roa, serta kerajinan tangan seperti celengan dan asbak mendapat apresiasi tinggi dari pengunjung.

“Kami juga mengangkat kearifan lokal, dengan 80% bahan yang digunakan untuk pembangunan stand berasal dari alam sekitar. Expo ini tidak hanya meningkatkan semangat masyarakat, tetapi juga mengajak mereka untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan,” ungkap Jeri.

Selain itu, pemerintah kecamatan menyerahkan sejumlah bantuan alat, termasuk 80 unit sensor mini, 1 unit alat pencucian motor, dan 1 unit mesin genset yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pjs Bupati Banggai menutup acara dengan penuh optimisme, berharap Kecamatan Mantoh dapat terus berkembang menjadi daerah yang mandiri dan sejahtera, serta mampu menjadi teladan bagi kecamatan lain di Kabupaten Banggai.

“Semoga ke depan, Kecamatan Mantoh semakin maju, semakin sejahtera, dan benar-benar menjadi kecamatan yang mandiri serta menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kabupaten Banggai,” ujar Raziras dengan penuh semangat.

Acara ditutup dengan tarian tradisional Modero, yang melambangkan persatuan dan kebersamaan masyarakat, mengakhiri malam puncak expo dengan penuh sukacita.

Tutup
error: Content is protected !!