Selasa, 13 Oktober 2026

Satya JKN Award 2025: Apresiasi bagi Badan Usaha Patuh Lindungi Pekerja

Terasbanggai.com, Jakarta– BPJS Kesehatan memberikan Satya JKN Award 2025 kepada 110 badan usaha yang dinilai paling berkomitmen dalam menjalankan kewajiban kepesertaan dan pembayaran iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas peran dunia usaha dalam memperkuat keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa kepatuhan badan usaha bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga wujud kepedulian terhadap kesejahteraan pekerja. “Perlindungan kesehatan pekerja adalah fondasi keberlanjutan perusahaan. Ketika pekerja merasa aman, produktivitas meningkat,” ujarnya.

Ghufron menyebut, hingga 1 Oktober 2025, kepesertaan JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,6% dari populasi Indonesia, di mana 67,2 juta peserta merupakan pekerja penerima upah di sektor publik dan swasta. Capaian tersebut menunjukkan kontribusi besar badan usaha dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC).

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menyebut penghargaan Satya JKN sebagai bentuk pengakuan negara terhadap badan usaha yang konsisten melindungi pekerjanya. “Kepatuhan terhadap Program JKN adalah bentuk gotong royong dan investasi sosial jangka panjang,” katanya.

BPJS Kesehatan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga dalam proses penilaian untuk menjamin objektivitas. Indikatornya mencakup kepatuhan pendaftaran pekerja, pelaporan upah, pemanfaatan aplikasi EDABU, dan kontribusi dalam program donasi.

Direktur Pertimbangan Hukum JAMDATUN, Rudi Irmawan, menegaskan dukungan lembaganya dalam memperkuat kepatuhan badan usaha melalui langkah hukum preventif dan nonlitigasi. Sementara Sekjen Kemenaker, Cris Kuntadi, menambahkan, kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh pekerja—baik formal maupun informal—mendapat perlindungan jaminan sosial.

Deputi III Bidang Pembangunan Manusia KSP, Syska Hutagalung, menutup bahwa komitmen lintas pihak penting untuk menjaga keberlanjutan Program JKN. “Meski masih banyak tantangan, kami terus mengawal agar pelayanan kepada peserta semakin membaik,” ujarnya. (*)

Tutup
error: Content is protected !!