Selasa, 13 Oktober 2026

Target PAD Tahun 2023 Dinilai tak Rasional, Haji Udin : Terkesan Mereka Dipaksa

Syarifuddin Husain

Terasbanggai.com,Luwuk-  Target PAD tahun 2023 yang ditetapkan pemerintah pada APBD 2023 mendatang dinilai tak rasional. Bahkan bila tetap dipaksakan menimbulkan masalah baru seperti tahun- tahun sebelumnya.

“Tidak rasional target ini, akan menimbulkan masalah seperti tahun sebelumnya. Pengaruhnya di belanja, pemda ba hutang lagi ke kontraktor, anggaran dipangkas. Kasihan rakyat,” tegas anggota DPRD Banggai Syafruddin Husain, Senin (15/8/2022).

Dalam summary eksekutif pengantar KUA PPAS APBD tahun 2023 yang dipaparkan Sekda Banggai Abdullah Ali yang juga ketua tim panitia anggaran pemerintah daerah (TPAPD), Pemda Banggai menargetkan PAD sebesar Rp. 329.359.177.893,00.

Target PAD tersebut mengalami kenaikan 9,91 persen atau bertambah Rp. 29.705.343.441,00 dari penetapan tahun 2022 sebesar Rp. 299.653.834.452,00.

Menariknya, target PAD tahun 2023 ini potensi pendapatannya masih tetap sama. Berasal dari pajak daerah, retribusi daerah,  dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta pendapatan asli daerah yang sah.

“Tahun 2022 di semester pertama (6 bulan,Red) PAD baru capai 20 persen. Ini saja belum tercapai kenapa harus menambah lagi. Saya tanya sama OPD siapa yang tetapkan ini tidak ada yang jawab semua angkat tangan,” tandas pria yang akrab disapa Haji Udin ini.

Ketua DPC PKB kabupaten Banggai ini berujar, idealnya target PAD dinaikkan bila capaian penetapan tahun sebelumnya tercapai. Namun faktanya tidak tercapai.

“Ini potensi PAD bagus, tapi implementasi di lapangan gagal,” tuturnya.

Haji Udin menjelaskan, telah beberapa kali berdiskusi baik dalam rapat resmi bersama perangkat daerah terkait. Kesimpulannya infrastruktur dan fasilitas yang terlebih dahulu disiapkan.

“Inftrastrktur dan fasilitasnya baru mau disiapkan tahun depan. Perbaiki dulu dan bila terbukti kita bicara soal PAD. Ini terkesan mereka dipaksa,” pungkasnya. (*)

Tutup
error: Content is protected !!