Selasa, 13 Oktober 2026

Tegas! Ketua Tim Koalisi AT-FM Targetkan Kemenangan 70 Persen di Dapil 2

Ketua Tim Pemenangan Koalisi Parpol AT-FM, Irwanto Kulap saat menyampaikan orasi politiknya pada kampanye terbuka di lapangan Patriotik 12 Pebruari, Kecamatan Pagimana, Sabtu (19/10/2024). [Foto: Budi/Terasbanggai.com]

Terasbanggai.com, Luwuk – Ketua Tim Koalisi Pemenangan AT-FM, Irwanto Kulap, menegaskan bahwa pasangan calon nomor urut 1, Amirudin-Furqanuddin, menargetkan kemenangan besar di daerah pemilihan (Dapil) 2, yang meliputi Nuhon, Bunta, Simpang Raya, Lobu, Pagimana, dan Bualemo.

Pernyataan ini disampaikan Irwanto saat menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye terbuka yang digelar di Lapangan Patriotik, Kecamatan Pagimana, pada Sabtu (19/10/2024).

Dalam kampanye yang dihadiri ribuan pendukung AT-FM, Irwanto, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar, menargetkan perolehan 70 persen suara di Dapil 2.

“Di Dapil 2, Partai Golkar memperoleh 25 ribu suara. Dengan tambahan dari partai koalisi lainnya, target 70 persen sudah cukup untuk mengamankan kemenangan bagi AT-FM,” tegasnya.

Target kemenangan 70 persen ini sejalan dengan rekam jejak pembangunan yang telah dirintis oleh Amirudin-Furqanuddin selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai.

Irwanto menekankan bahwa berbagai capaian pembangunan yang telah dicapai pasangan ini dimulai ketika APBD Banggai masih berada di angka Rp1,9 triliun dan kini telah meningkat menjadi Rp3,2 triliun pada 2023.

Kenaikan APBD ini telah diwujudkan melalui berbagai program pemerintah daerah di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perikanan, peternakan, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Yang lain baru berjanji, tapi AT-FM sudah membuktikan sejak APBD kita hanya Rp1,9 triliun. Pikiran mereka berdua benar-benar difokuskan untuk membangun daerah ini,” ujar Irwanto.

Ia juga menyoroti capaian pembangunan di Kecamatan Pagimana, khususnya infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah perdesaan di pegunungan. Dalam waktu tiga tahun, warga di Desa Asaan, Bulu, dan Ampera kini bisa menikmati akses yang lebih cepat ke ibu kota kecamatan.

“Dulu perjalanan ke Pagimana bisa memakan waktu 5-6 jam, tapi dengan kebijakan anggaran AT-FM, kini hanya butuh 30 menit,” ungkapnya.

“Ini bukti konkret bahwa dalam tiga tahun, warga di Asaan, Bulu, dan Ampera sudah bisa merasakan manfaat pembangunan yang dijalankan AT-FM, berbeda dengan yang lima tahun tidak membangun sama sekali,” pungkasnya.

Tutup
error: Content is protected !!