Selasa, 13 Oktober 2026

DLH Banggai Dorong  Gerakan Sadar Lingkungan  untuk Raih Adipura

LUWUK, Terasbanggai.com— Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai (DLH Banggai), Judi Amisudin, menegaskan bahwa Pemkab Banggai terus memperkuat gerakan sadar lingkungan sebagai upaya serius menempatkan kota/kabupaten ini sebagai kandidat kuat penerima penghargaan Adipura.

Bersih-bersih rutin di lingkungan pemerintahan dan fasilitas publik, DLH juga berfokus pada program jangka panjang, seperti penanaman mangrove di kawasan pesisir guna memperkuat ekosistem, serta penyusunan kebijakan strategis dalam pengelolaan sampah dan limbah, termasuk limbah industri dan pertambangan. DLH Banggai saat ini bekerja sama dengan institusi akademik untuk merancang rencana induk pengelolaan sampah jangka panjang (RIPS 2026–2045), sebagai bagian dari upaya sistematis menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menurut Judi Amisudin, tujuan utama bukan semata mengejar penghargaan semata — melainkan menjadikan kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai budaya, demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. “Kita harus memupuk kesadaran agar Kota Luwuk ini lebih bersih lagi dan harus bersih,” tegasnya.

Kabupaten Banggai dihadapkan pada persoalan kompleks — dari pertambangan hingga pengelolaan limbah berbahaya — sehingga pengawasan terhadap perusahaan, khususnya tambang, perlu diperketat. DLH di bawah kepemimpinan Judi Amisudin sudah menegaskan bahwa izin lingkungan harus ditegakkan ketat.

Program jangka panjang seperti penanaman ribuan mangrove dan penyusunan RIPS menunjukkan komitmen serius. Namun, keberlanjutan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci agar gerakan sadar lingkungan tidak hanya menjadi proyek sesaat, melainkan gaya hidup kolektif.

Jika semua elemen berhasil bersinergi — pemerintah, masyarakat, pelaku usaha — Banggai bisa menjadi contoh kabupaten yang ramah lingkungan dan layak meraih Adipura.

Tutup
error: Content is protected !!