KKN Tematik Unismuh Luwuk dan PT PAU Fokus Perkuat BUMDes dan Kelompok Tani
Luwuk, Terasbanggai.com-Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai bersama PT Panca Amara Utama (PAU) memperkuat program pemberdayaan masyarakat desa melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026.
Program tersebut difokuskan pada penguatan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pendampingan kelompok tani agar mampu mengembangkan potensi usaha serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sebagai tahap awal, sebanyak 18 mahasiswa mengikuti pembekalan KKN Tematik di Gedung Ahmad Dahlan, Senin (26/10/2026). Para mahasiswa berasal dari enam program studi, yakni Manajemen, Bisnis Digital, Agribisnis, Agroteknologi, Teknik Industri, dan Hukum.
Ketua LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Dr. Risno Mina, mengatakan keterlibatan mahasiswa lintas disiplin ilmu menjadi salah satu kekuatan program tersebut. Menurutnya, pengembangan BUMDes dan kelompok tani membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga pengelolaan usaha dan pemasaran.
Ia mencontohkan, pengembangan sektor pertanian tidak cukup hanya berfokus pada kegiatan penanaman. Hasil produksi juga perlu dikelola dengan baik dan didukung strategi pemasaran agar memiliki nilai tambah.
“Untuk sampai di pasar itu tentunya ada banyak disiplin yang harus dipertautkan,” ujar Risno.
Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan pengetahuan sesuai bidang masing-masing untuk mengidentifikasi persoalan dan membantu merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.

LP3M Unismuh Luwuk Banggai bersama PT PAU telah melakukan koordinasi terkait pelaksanaan program, termasuk penentuan desa sasaran dan kelompok masyarakat yang akan mendapatkan pendampingan.
Risno menjelaskan, pelaksanaan KKN Tematik tetap mengikuti pedoman akademik yang berlaku. Mahasiswa diwajibkan menyusun laporan kegiatan dan artikel untuk dipublikasikan. Selain itu, sesuai kesepakatan dalam koordinasi bersama PT PAU, program tersebut juga diarahkan menghasilkan buku yang berkaitan dengan sumber daya manusia.
Sementara itu, perwakilan PT PAU, Leni Hinelo, mengatakan KKN Tematik merupakan bagian dari kerja sama perusahaan dengan Unismuh Luwuk Banggai untuk memperkuat pendampingan terhadap BUMDes dan kelompok tani.
Ia menjelaskan, pendampingan kepada kelompok masyarakat tersebut telah berjalan selama beberapa tahun, termasuk melalui keterlibatan pendamping lapangan, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).
Namun, menurut Leni, pendampingan yang telah berjalan masih perlu diperkuat, terutama dalam mengidentifikasi persoalan yang dihadapi kelompok tani dan BUMDes serta menentukan langkah pengembangan yang tepat.
Keterlibatan mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan perspektif akademik dalam memetakan persoalan di lapangan sekaligus membantu mencari alternatif penyelesaian yang sesuai dengan kondisi masing-masing kelompok.
“Dengan turunnya adik-adik KKN ini, yang secara akademik bisa melihat cara pandangnya, apa sebenarnya permasalahan yang terjadi di tempat mereka,” kata Leni.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong keberlanjutan pendampingan sekaligus memperkuat kemampuan BUMDes dan kelompok tani dalam mengembangkan kegiatan ekonomi secara mandiri.
Pelaksanaan KKN Tematik yang menyasar tiga kecamatan itu juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kapasitas kelembagaan desa dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Pembekalan mahasiswa turut menghadirkan narasumber dari sejumlah pihak terkait, termasuk unsur pemerintah desa serta instansi yang membidangi tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Pembekalan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa sebelum melaksanakan pendampingan langsung di lapangan.

